maaf yo…!!!

April 25, 2008

spuluh anak jahi, sbleh dengan kpalok mohon maaf nia pada pengunjung yang ingin melihat info terbaru pilkada kerinci tapi infonyo masih yang lamo. Info2 terkait pilkada kerinci, dendi ambik dari situs jambi independent dan jambi ekspres. Tetapi dalam beberapa waktu belakangan, kedua situs tersebut agak bermasalah, sehingga, dendi tidak bisa memberikan info terhangat pilkada kerinci. Kalau ngandalkan situs PEMDA KErinci untuk berita Pilkada, lai ka mungkin….?? untuk itu mohon bersabar mengikuti perkembangan pilkada kerinci selanjutnya.


Golkar Layak Usung Zubir Muchtar

April 6, 2008

Nama H Zubir Muchtar belakangan ini diisukan telah dilirik oleh Partai Golkar. Ternyata kabar tersebut sepintas lalu ada benarnya juga, sebab kiprah Zubir selama ini yang loyal membesarkan partai berlambang beringin di Kabupaten Kerinci itu patut diacungkan jempol dan bisa dijadikan pedoman jika Golkar bakal mengusung Sekda Kerinci ini.

Tidak salah bila banyak yang menyebutkan pula bahwa Zubir Muchtar itu adalah kader militan di Partai Golkar. Hal ini diperkuat pada periode 1989-1994 dirinya dipercayakan oleh Partai Golkar Kerinci sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD-AMPI). Dimana organisasi ini merupakan embrio untuk mempersiapkan kader-kader pilihan Golkar khususnya di Kabupaten Kerinci.

Malah AMPI waktu itu juga merupakan ujung tombak dalam pemenangan Golkar. Disamping itu pula dirinya dipercayakan lagi menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Kerinci periode 1990-1993. Untuk diketahui, keberadaan KNPI tidak terpisahkan dengan Golkar. Malah Zubir Muchtar selaku Ketua KNPI juga dipercayakan pula sebagai Ketua Bagian Pemenang Pemilu (Bappilu) Partai Golkar. Berkat kepiawaian Zubir Muchtar sehingga pada pelaksanaan Pemilu 1992-1997 Partai Golkar di Kabupaten Kerinci kala itu menang mutlak di atas 90 persen.

Sekda Kerinci H Zubir Muchtar ketika dikonfirmasikan, tidak mengelak kalau dirinya juga telah ikut membesarkan partai beringin rindang itu di Kabupaten Kerinci. Malah mantan Kadis Pertanian itu mengaku usai masa tugasnya sebagai Sekda Kerinci nantinya dirinya juga akan kembali berkecimpung di dunia politik sebab sudah tidak ada pilihan lagi. Dirinya bersama dengan tokoh Partai Golkar lainnya akan kembali membesarkan Partai Golkar di Kabupaten paling barat Provinsi Jambi ini.

‘’Keinginan dan kecintaan saya terhadap Partai Golkar tidak dapat ditawar-tawar lagi, itu sudah mendarah daging. Kenapa tidak, saya bisa sukses seperti sekarang (Sekda Kerinci), tidak terlepas dari Partai Golkar yang banyak memberikan konstribusi. Hanya saja saat ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa setiap pegawai yang aktif tidak dibenarkan masuk dalam partai politik apapun,’’ ungkapnya. Disisi lain, Syafri Juana, mantan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kerinci priode 2002-2003, juga membenarkan Zubir Muchtar merupakan salah satu kader Golkar yang militan.

Ia mengatakan, sebagai buktinya kendati saat ini dirinya (Zubir) menjabat sebagai Sekda Kerinci, namun secara pribadi apapun bentuk kegiatan yang dilakukan oleh organisasi kepemudaan di Kerinci ini walaupun tidak diminta selalu memberikan bantuan baik moril maupun material. ‘’Saya berani katakan, bila ada kader Golkar sekarang yang tidak kenal dengan Zubir Muchtar itu juga sangat keterlaluan. Pada era Ketua Golkar dipimpin oleh H Abu Yusuf dan (alm) M Djunis, Zubir Muchtar banyak memberikan andil bagi kebesaran Golkar khususnya di Kerinci,’’ terang Syafri Juana. Kemudian Sayfri Juana menambahkan pada pelaksanaan Pilkada Kerinci mendatang partai kuning itu harus jeli melihat siapa figur yang bakal diusungnya. ‘’H Zubir Muchtar juga layak untuk diusung oleh Partai Golkar. Sebab dilihat dari latar belakangnya, beliau (Zubir) merupakan salah satu kader Golkar yang berpotensi dan memiliki peluang untuk diusung,’’ tandasnya.


Empat Kandidat Bersaing Ketat

April 6, 2008

Perebutan kursi empuk yang kini masih diduduki Bupati Kerinci Fauzi Si’in bakal sengit. Empat figur kandidat bakal calon bupati (cabup), Hasani Hamid, Ami Taher, Adi Rozal, dan Zubir Muchtar, bakal menjadi rival kuat dalam perebutan kursi “Rajo Kincai.”

Persaingan ini terlihat dari bocoran asli hasil Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan baru-baru ini. Berdasarkan hasil survei keempat kandidat itu merupakan figur cabup yang paling disenangi rakyat. Tak hanya itu, menurut jawaban lembaran survei disebutkan jika pemilihan dilakukan hari ini, maka keempat figur tersebut yang potensial maju sebagai cabup. Soalnya, hasil survei memberikan ranting tertinggi persentase untuk keempat kandidat tersebut. Dari hasil survei itu pula diketahui Hasani Hamid merupakan figur yang memiliki persentase tertinggi, menyusul Ami Taher, Adi Rozal, kemudian Zubir Muchtar.

Namun demikian, figur kandidat yang lain tetap berpeluang mendapatkan simpati masyarakat. Ini mengingat waktu pilbup Kerinci masih panjang, tentu pada figur kandidat yang lain masih memiliki kesempatan untuk merebut pengaruh di tengah masyarakat. “Ya, masih besar peluang kandidat lain untuk mendapatkan simpati masyarakat. Kan pilkada masih lama,” ujar Pharuddin Khasim, politis Partai Amanat Nasional (PAN), kemarin (19/2). Menurut Pahruddin, untuk sementara Hasani Hamid memiliki persentasi tertinggi. Namun tidak menutup kemungkinan persentase itu bakal menurun. “Ini kan politik, tentu sangat dinamis. Kalau hari ini memang beliau yang tertinggi, tapi siapa menjamin ranking itu dapat bertahan sampai pemilihan nanti,” tegasnya.

Sementara kalangan akademisi, Hadi Chandra mengatakan, dalam perpolitikan saat ini memang semua kandidat masih dalam perebutan pengaruh. Dengan kapasitas Hasani sebagai wakil bupati patut diakui beliau mempunyai pengaruh yang bagus di tengah masyarakat. Namun yang jelas kandidat lain tidak dapat dipandang sebelah mata. “Kalau saat ini boleh keempat figur itu yang terbaik, namun ke depan pasti ada perubahan,” terangnya. Untuk diketahui, persentase yang dimiliki keempat kandidat itu belum satu pun yang mampu melampaui dua pertiga dari pengaruh publik. Mereka hanya memiliki persentase di bawah 20 persen dari sampel survei yang dilakukan LSI.


Calon PKB-PPP Kerinci Belum Jelas

April 6, 2008

SUNGAI PENUH- Hingga kini calon Bupati (Cabup) dan calon Wakil Bupati (Cawabup) yang bakal diusung koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kerinci, belum ada kejelasan. Pasalnya, kendati PPP telah menghasilkan beberapa nama dari hasil Rapimcab, namun PKB selaku rekan koalisi sampai saat ini masih melakukan penilaian bakal calon.

Ketua DPC PKB Kerinci, H Atmawadi Ilyas membenarkan sampai saat ini PKB masih melakukan penilaian terhadap bakal calon. ‘’Mengenai siapa yang bakal diusung tunggu saja,” ujarnya, kemarin. Lebih lanjut Atmawadi menyebutkan, penilaian sedang berjalan dan masih di tingkat ranting. ‘’Ranting juga harus melihat kemauan dari masyarakat. Dari ranting dibawa ke rapat Kecamatan, setelah itu baru ke DPC. Hasil penilaian itu akan diserahkan ke DPW. Itulah mekanisme PKB,’’ jelasnya.

Di pihak lain, Atmawadi Ilyas menghimbau kepada simpatisan dan masyarakat Kerinci agar bisa menciptakan suasana yang aman dan kondusif. ‘’Kalau dilihat sekarang dimana saling robek baliho terus saja terjadi, ini akan membawa pada suasana yang tidak kondusif. Kami sangat menyayangkan hal itu,’’ katanya.

Atmawadi juga menghimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu yang tidak sehat. ‘’Berikan pelajaran politik yang sehat pada masyarakat jangan diajari masyarakat perpecahan,” sebut orang nomor satu di PKB Kerinci itu.

Sementara itu, dalam waktu dekat DPC PKB Kerinci akan mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab) II. ‘’Muscab itu mengambil tema ciptakan kader yang bertauladan amanah dan merakyat guna membangun kemitraan serta mengawal aspirasi rakyat,’’ tukasnya. (cr4/jenn)


Baru Diresmikan PLTA Tirta Energi Disoal

April 6, 2008

Secara kelembagaan tidak ada pemberitahuan dari Pemkab

PEMBANGUNAN Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Muaraemat Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci yang telah diresmikan pelaksanaan baru-baru ini, ternyata tidak banyak diketahui. Di antaranya dari gedung legislatif mengakui tidak begitu mengetahui tentang pembangunan itu. PLTA yang diberi nama Kerinci Tirta Energi dengan kekuatan 2×90 Mega Watt (MW) itu direncanakan dapat mendistribusikan energi untuk masyarakat se Provinsi Jambi dan sebagian Wilayah Sumatera.

Proyek yang direncankan akan selesai 2010 ini menelan biaya sekitar Rp 1,8 triliun. Menurut anggota DPR RI yang membidangi energi Komisi VII Ir Ami Taher mengatakan, secara kelembagaan tidak pernah di diberi tahu tentang rencana pembangunan tersebut. “Padahal katanya pembangunan PLTA yang mencapai biaya Rp 2 Triliun lebih itu semestinya diketahui. Tidak kami ketahui mengenai pembangunan PLTA tersebut,” ungkap Ami Taher kepada Jambi Independent, kemarin.

Jangankan wakil rakyat, katanya Dirjend ESDM J Purnomo saja sebagai pihak berkompeten juga tidak mengetahui peresmian pembangkit listrik itu. Dia (Purnomo) malahan balik mempertanyakan bahwa pembangunan PLTA yang belum jelas kontraknya dengan pihak PLN itu, nantinya akan dijual kemana. Karena secara kesepakatan (MoU) semestinya dilakukan sebelum adanya pembangunan fisik.

“Memang, pembangunan itu dapat dilakukan, namun yang menjadi persoalan di kemudian hari, api yang telah dibangun oleh pihak Bukaka itu akan dijual ke mana. Karena Kesepakatan dengan pihak PLN belum ada, jangan sampai masyrakat lagi yang dirugikan,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kerinci Z Arifiin Adnan mengatakan, dia tidak mengetahui secara persis tentang perencanaan pembangunan PLTA tersebut. Menurut dia, secara kelembagaan semestinya pihak DPRD Kerinci telah mengetahui rencana pembangunan tersebut.

“Kami ini merupakan lembaga pengawasan di daerah Kerinci, tapi mengenai rencana pembangunan proyek tersebut saya tidak tahu, dan kedatangan saya pada acara peresmian hanya sebagai tamu,” terangnya


Ami Taher Jago PKS di Kerinci

April 6, 2008

DPW Masih Cari Calon Koalisi

JAMBI – Ami Taher, akhirnya terpilih sebagai calon atau jago yang akan diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada pemilihan Bupati (Pilbup) Kerinci 2008 mendatang. Hal ini diungkapkan Ketua DPW PKS Provinsi Jambi, Hendri Masyhur kepada Jambi Ekspres, kemarin.

‘’Ya, PKS telah memilih Ami Thaher sebagai kandidat yang akan diusung pada Pulbup Kerinci mendatang,’’ ujarnya saat ditemui di DPRD Provinsi Jambi, Rabu (22/8) kemarin. Putusan tersebut, menurut Hendri sebelumnya telah disetujui oleh pihak DPP.

‘’Dari beberapa nama yang mendaftar di PKS Kerinci, diseleksi dan kemudian didapat satu nama. Nama tersebut kemudian diajukan kepada DPP dan disetujui,’’ ungkapnya.

Ada beberapa proses yang akan dilakukan PKS setelah penentuan jago ini. ‘’Pertama, kami akan mendeklarasikan jago tersebut dan kedua, akan mencari partai mana yang akan diajak berkoalisi,’’ katanya.

Dijelaskan Hendri, jumlah kursi PKS di DPRD Kerinci masih kurang tiga. ‘’Jadi, sudah barang tentu kami harus mencukupi jumlahnya dengan cara berkoalisi agar bisa mengusung calon pada Pilbup nanti,’’ sebutnya.

Partai mana yang akan diajak berkoalisi, anggota DPRD Provinsi Jambi itu masih belum bisa memastikan. ‘’Yang jelas, calon kami harus jadi yang nomor satu (calon bupati),’’ tandasnya.

Untuk diketahui, Ami Thaher merupakan kader internal partai dakwah tersebut. Ami sendiri, sekarang menjabat sebagai anggota DPR RI dari fraksi PKS.


Tokoh Masyarakat Dukung MM Jadi Bupati Kerinci

April 5, 2008

SUNGAIPENUH – Dpt H Drs Ec Mairizal Mairad MM, salah seorang kandidat Bupati Kerinci periode 2009-2013 ini diyakini memiliki kemampuan yang tak diragukan untuk memimpin Kerinci ke depan. Segudang pengalaman pun telah dimilikinya. Tak bisa dipungkiri banyak tokoh masyarakat Kerinci menginginkan dia menjadi Bupati Kerinci.

MM –begitu Mairizal Mairad lebih dikenal-berdasarkan survei LSM Tembo Kerinci Desember 2007 tentang penilaian kriteria pemimpin Kerinci lelekat kepadanya. Survei ini dilakukan secara independent terhadap 200 tokoh Kerinci dan luar Kerinci. Dari survei muncul lima besar tokoh yang memiliki prosentase tertinggi pemimpin yang diinginkan masyarakat pada Pilbup Kerinci 2008, yang tertinggi dimiliki Mairizal Meirad dengan 76,2 persen. Ini pun pernah dilansir Radar Kerinci (Grup Jambi Independent) edisi Hari Raya Idul Adha tahun 2007.

Beberapa tokoh masyarakat yang dihubungi pun sangat mendukung MM menjadi Bupati Kerinci. H A Murady Darmansyah, Wakil Bendahara DPP Partai Hanura sekaligus pengusaha sukses asal di Jakarta misalnya. “Kalau diadakan fit and proper test menurut kami MM punya kriteria yang lebih, baik diukur dengan ketokohan, wawasan nasional, internasional, hubungan dengan masyarakat yang sangat bagus.”

Pernyataan itu didukung H Anwardi, Ketua Ikatan Keluarga Besar Minang Kerinci-Jakarta. “Saya pikir MM punya kriteria yang lebih baik di banding dengan bakal calon lain sebagai profesional yang di latar belakang pengetahuan, ilmu perkawanan (markting) di BUMN sangat berhasil,” ujarnya.

“Secara pribadi MM cukup punya kapablitas untuk menjadi Bupati Kerinci tahun 2009, sekiranya beliau betul mau pulang, ibadah, mengabdi dan membangun dan akan masuk dalam Pilbup Kerinci tentu sesuatu hal jadi pilihan yang terbaik.” Hal serupa dikatakan Syaukani, Ketua BPMJ, Chalid Karim Leo sesepuh HKK Jabobatabek asal Sungaipenuh, dan dukungan tokoh muda Kerinci berdomisli di Jambi, Syamsul Bahri, yang rajin mengamati situasi politik Pilbup Kerinci. (eep/adver).