PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH BERMASALAH

ado komentar menarik di buku tamu jambi ekspres online.

dari orang yang mengaku anggota DPRD Provinsi Jambi.

ini bukan tulisan dendi.

tapi dendi raso ini menarik un dan HARUS diketahui MENDAH KINCAY

ISINYA SBB:

Sebagai salah satu syarat pembentukan Kota Sungai Penuh, DPRD Prop Jambi HARUS menghibahkan 3 milyar setiap tahun selama 3 tahun pertama pembentukan Kota S.Penuh. DPRD Prop Jambi TIDAK PERNAH melakukan rapat Paripurna utk menyetujui hal ini. Artinya DPRD Prop Jambi tdk pernah menyetujui hal ini.

Coba simak: Surat Gub Jambi tgl 23 Juni 2008 yg ditujukan kpd DPRD Prop Jambi utk meminta persetujuan DPRD Jambi, berbuah Surat Persetujuan Ketua DPRD Jambi pd tanggal dan hari yg sama (23 Juni 2008) berisi Pernyataan Setuju. Lalu pd hari berikutnya tg 24 Juni 2008 ditetapkanlah UU kota S.Penuh.

Apakah ini masuk akal? (secepat itukah keputusan ini dibuat?). DPRD Jambi tdk pernah merapatkan hal ini, apalagi PARIPURNA yg menyangkut uang rakyat Prop Jambi. Siapa yg akan mempertanggungjawabkan hal ini?

LIHAT PENJELASAN UU Pembentukan Kota S.Penuh.

Siapakah seorang tokoh yg \”mengatur\” ini? Apakah sebenarnya motivasi orang ini?

ADO KOMENTAR….???

About these ads

30 thoughts on “PEMBENTUKAN KOTA SUNGAI PENUH BERMASALAH

  1. biasanya yang “mengatur” pemekaran seperti itu orang yang berniat berkuasa di wilayah baru itu. Bisa jadi oknum anggota DPRD sendiri atau bisa juga salah satu pejabat eselon II yang nanti akan dijadikan PLH Walikota Sungai Penuh. he…he….he… siapo tau lub?

  2. Kota Sungai Penuh mmg terkesan dipaksakan dibentuk. Jadi melangkahi anggota dewanpun lumrah saja mereka tempuh demi kekuasaan. Memang mencurigakan surat setuju DPRD jambi itu. Kok bisa ya dlm waktu sekejap meljelma surat DPRD jambi itu. Harus segera diusut, pak gubnur juga bersekongkol sepertinya di sini. Sebagai bagian rakyat jambi, aku minta diusut Oknum yang telah memalsukan persetujuan dewan itu. Jambi bukan hanya Kerinci, gubernur jangan memanjakan kerinci. Batalkan saja pembentukan Sungei Penuh itu. Anggota dewan harus segera bertindak, udah diinjak-injak dilecahkan eeh dipalsukan lagi kewenangan dewan, apa nggak gondok tuh.

  3. Terlepas dari pembentukan Kota Sungai Penuh yang ‘bermasalah’ sebenarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembentukan Kota Sungai Penuh sbb:
    1. Niat kita dari awal apakah dengan pembentukan Kota Sungai Penuh kita
    ingin benar-benar dari hati yang tulus ingin memajukan Kerinci bukan
    mencari keuntungan semata.
    2. Apakah Kerinci telah siap untuk menjadi kotamadya dengan kondisi
    yang sekarang ini.
    3. Pembentukan Kotamadya Kerinci jangan seperti dipaksakan karena dengan kondisi yang seperti itu akan menghasilkan yang tidak baik contoh; Buah apabila dikarbit supaya cepat matang maka hasil dari buah tersebut juga tidak bagus.
    4. Sosialisasi manfaat pembentukan Kota Sungai Penuh kepada masyarakat Kerinci belum terasa ditengah masyarakat.
    Inti dari persoalan ini adalah apakah semua fihak (masyarakat kerinci) ikut mendukung upaya pembentukan Kota Sungai Penuh tersebut karena tanpa dukungan masyarakat mustahil apa yang dicita-citakan akan terwujud. Jangan sampai hanya sekelompok masyarakat saja yang paling gencar ingin menjadikan Kota Sungai Penuh menjadi Kotamadya. Oleh karena itu mari kita semua uhang kincai yang ada di Kerinci maupun diluar Kerinci untuk selalu memelihara dan menjaga Bumi Kerinci agar selalu tetap dalam lindungan Allah SWT.Amin

  4. Kl udh gni indikasinya,berarti ada yg ign nyari ksempatan dalam kesempitan donk?sapu bersih aja oknum yg tak bertgung jwb..udh cukup pak,myiksa msyarakat kerinci..

  5. pemekaran hanya menyisakan kehancuran, penelitian depdagri 143 daerah yang dimekarkan hanya 6 yg berhasil. apalagi Kerinci, sarangnya korupptor…bisa tambah gawat

  6. Saya sepakat dg rekan2 yg mengatakan pembentukan Kota sungai penuh dI paksakan. Karena pertumbuhan ekonmi yg dharapkan tdk seindah yg dbayangkan. Mau di jadikan kota apa sungai penuh?, kota Jasa sgt tdk mungkin. Sementara PAD selama ini sgt kecil berksar 9 -11 M. PAD Itu sendiri di sumbangkan dr sumber PAD yg terletak di luar Wilayah S.Penuh. Mau di jadikn Kota industri?, itu lebih Mustahil lg. Kalo indvstri bs maju tdk mgk warga kerinci sbg pembuat paspor trbsar di prov. Jambi u6tuk jd TKI d Malaysia. Namun saya tdk sepakat gub jambi menanjakan Kab. kerinci. Karena smpai saat ini jalan prov d kab krc tdk pernah bagus. Sampe2, gub sendiri Ogah lewat M. Emat. Bhkan sekian kali gub ke Krc lewat Sumbar yg memang jalan bagus.

  7. Untuk apa dipermasalahkan, toh UU no 25 tahun 2008 tentang pembentukan Kota Sungaipenuh sudah dikeluarkan. Sebaiknya kita menoleh daerah lain yang duluan dimekarkan. Sarolangun Bangko yang tidak ada apa-apanya dibandingkan kerinci kini sudah jauh maju. Ada dua kabupaten yakni Merangin dan Sarolangun. Bantuan pusat juga mengalir, lapangan kerja terbuka dan investor berdatangan. Kenapa pembahasan kota sungaipenuh ditantang. Apa tidak rela melepas sungaipenuh dari kerinci. Terlepas, siapa pemimpinnya kedepan, masyarakat ingin maju. Lihat sebentar lagi, Kota Muarabungo terbentuk. Kita Kerinci juga masih gontok-gontokan? apa memang gontok-gontokan ini memang watak orang kerinci..!

  8. masalah kota madya/kota otonom, kalau boleh menyampaikan saran, mari kita himbau PROF.DR.SADU WASISTIONO,MS sebagai ketua tim/penanggung jawab Consultan Pemekaran Kerinci, untuk berbicara di media atau diundang oleh LSM untuk menjelaskan duduk persoalam masalah ini, apak betul rekomendasi ilmiah tim beliau (tetap mengacu pada kode etik independen, kode etik ilmiah), hasil rekomendasinya seperti yang terjadi sekarang, terlepas kita setuju atau tidak setuju apa yang terjadi.

  9. Sebenarnya itulah gambaran nyata fauzi siin alias nek. Dia rela menyembah2 dan sogok menyogok org demi sebuah keinginan (ambisi).sblm keinginannya twujud dia tdk akan mrasa tenang.kt jgn merasa bangga dg phargaan yg dpnah dterima krc,krn itu smua adl hasil sogok atau dg bhs yg ringan ‘phargaan yg dbeli’,begitu jg dg pembentukan kota s.penuh sy dpt menjamin bhw ‘malaikatpun ikut tertawa ceme’eh wkt penandatanganan peraturan uu pembentukan kota dlaksanakan’ he he 100x
    setali tiga uang dg ny.jasri murni fauzi selaku ketua pkk kab. Kerinci tidak ada satupun penghargaan yg dterima krn prestasi tim pkk,yg ada adl tetap hsl suap.

  10. Siapa yang tidak knal “uhang kicai” uhangnyo kayo-kayo galo, nak jadi apo be bisa asl ado uang pasti beres.
    Saya merasa sudah lumrah jika ada hal yg tidak beres dgn Pmkran kota sungaipenuh.
    Smg Allah swt memberi ampunan bagi kita smua.

  11. Ini karakter khas bupati diktator, yg mengeluarkan kebijakan krusial tanpa ada penelitian ilmiah yg terbuka, dan menghiraukan aspirasi rakyat. Maka kami beraharap depdagri betul selektif dan objek, menerima laporan dari daerah.

  12. Pembentukan Kota Sungai Penuh meski terkesan dipaksakan, namun disebaliknya ada beberap hal yang harus diperhatikan. Usia Kab Kerinci sebagai kabupaten tertua di Provinsi Jambi yang mana Kab Merangin sudah mengalami 3 kali Pemekaran hingga menjadi 4 Kabupaten Kerinci masih seperti itu- itu juga. begitu juga dengan Tanjung Jabung dan Batang Hari sudah dimekarkan pada awal- awal reformasi. belum lagi Provinsi Jambi dengan Usianya yang udah matang hanya memiliki 1 kota otonom sementara provinsi yang sebaya Seperti Riau sudah Punya Dumai tambahan meski sudah dimekarkan dengan Kepri, kemudian Lampung Punya Kota Metro jadi udah wajar jika Sungai Penuhpun kita upayakan dan kita dukung. selanjutnya tidak terlepas dari masalah kemampuan dan kelayakan karena sudah disahkan jadi mau tidak mau kita harus siap main api panas harus kita tanggulangi agar Sungai Penuh tetap mandiri. untuk itu pula mari masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh khususnya untuk berkomitmen membangun Kerinci dan Sungai Penuh sebagai Daerah Otonom yang memang berkompeten untuk di otonomikan. jangan bangga karena sebagai penyerap DAU terbesar, malu, Pengemis dan nggak mandiri. contohi Muaro Jambi, Muaro Bungo dan sarolangun giat cari Infestor.
    Kemudian mari kita hilangkan gaya Badune (bersaing megah- megahan) dalam membangun contohnya berapa banyak proyek besar yang tidak efektif seperti Bandara, harusnya akses darat yang diutamakan dulu untuk menarik Investor karena butuh transportasi darat dalam memasarkan jasa dan produk mereka dengan biaya operasional rendah. juga puntuk masyarakatpun begitu apa mungkin untuk memangkas jalur distribusi Casiavera dengan mengekpor pake pesawat mikir donk. gimana katanya berpengalaman. tuh muaro imat asaal mau bisa dijadikan Lintas Alternatif Asal jangan dijadikan Lahan Mark up anggaran proyek OK fgue tulus dan Cinta Kerinci. tapi kalau Nama Sungai Penuh bagusnya Ya tetap Kerinci kan biar tidak menimbulkan dikotomi dari masyarakat. so kita do’akan Muaro bungo pun menjadi daerah otonom Kota yang ketiga ada di negeri Sepucuk jambi Sembilan Lurah God blesses we All.

  13. ada yang tahu alamat email PROF.DR.SADU WASISTIONO,MS, kita mintak beliau memaparkan hasil kajian beliau, karena sewaktu pembahasan hasil rancangan belau, nek menolak, waktu itu saya ikut hadir, rekomendasi Prof, kerinci dibagi menjadi dua Kabupaten yang ditolak Nek

  14. Pembentukan Kota Sungai Penuh sepertinya dipaksakan melalui Hak Inisiatif DPR-RI. Kalau dari Eksekutif masih mempertimbangkan dulu berbagai aspek.
    Saya ragu jangan2 ada apa-apanya antara DPR-RI dengan PemKab Kerinci yang sekarang dalam pembentukan KOta Sungai Penuh itu.
    Bisa terjadi seperti Al Amin masalah Hutan di Bintan. Saya dapat informasi di Depdagri bahwa untuk kota Sungai Penuh itu masih belum mendesak sama dengan kajian yang sudah ada. Layak atau tidak sebuah wilayah jadi Kota tentu melalui study kelayakan, adakah itu ? kalau tidak ada rekayasa data so pasti Sungai Penuh belum waktunya menjadi Kota.
    Bisa diundangkan ? ya duit lah yang bicara. Pak Bupati baru siapa yang berani buka Realisasi APBD Kerinci 2006, 2007 dan 2008 biaya untuk Kota Sungai Penuh itu berapa dan kemana saja ?

  15. PBB sebagai badan dunia ada memperuntukan dana yang cukup besar untuk pemeliharaan dan pelestarian hutan di kabupaten kerinci yang termasuk dalam kawasan taman nasional kerinci seblat. . . . . . oh ya bagai mana cerita alokasi pengembangan dana tersebut ? kalau tak salah saya ketika konferensi pelestarian alam di bali 2 tahun lalu.

  16. Dari warung2 sampai seminar mengupas ttg plus-minus pemekaran jadi kota spn, pada akhirnya menyempulkan bahwa pemekaran ini, belum siap dipandang dr aspek manapun. Jadi dikatakan aspirasi masy yg mana, berdasarkan apa? Sangat tdk jelas.

  17. menurut saya kota sungai penuh bagus di bentuk…
    jangan lihat sisi negatif tapi lihat sisi posotif…
    kalau hanya melihat posisi negatif tentu saja pikiran jadi sempit..
    sisi positif yang pertama yaitu terciptanya lowongan kerja yang banyak…
    bisa memajukan kota sungaipenuh lebih maju lagi karena terfokus kepada kota bukan kabupaten… saya sangan mendukung program kota sungai penuh..
    siapapun yang menjadi walikota saya harap bisa menjadikan kota yang SAKTI….
    mudah2n semua di awali dengan kejujuran, keikhlasan dan tanggung jawab…
    by… akau..

  18. Masih adakah nurani untuk membangun dan memajukan kerinci dari para tokoh-tokoh masyarakat maupun politik. Ditengah hangatnya para tokoh masyarakat berlomba-lomba mengejar status politik seperti keinginan mereka untuk menjadi caleg dan Cabup dengan menggunakan berbagai cara yang mereka lakukan, Baik berupa black campaince maupun perusakan-perusakan atribut demi untuk meraih jabatan yang mungkin bertujuan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Namun kenyataan berbagai macam persoalan mengenai penderitaan rakyat sudah muncul dihadapan mata. Apakah pantas sebagai seorang putra daerah mengejar ambisi pribadi atau kelompok ditengah penderitaan masyarakatnya.
    Saya membaca berita salah satu media jambi mengenai Jalan-jalan propinsi di Kerinci yang masih banyak mengalami rusak parah sehingga menghambat laju pertumbuhan eknomi rakyat dalam mendistribusikan hasil alamnya ke daerah-daerah lain. Sedih rasanya melihat saudara-saudara saya mengalami beban penderitaan yang cukup berat. Tidak salah kalau beberapa waktu lalu saya berusaha melemparkan wancana untuk pemisahan Kabupaten Kerinci menjadi Propinsi yang digabung dengan beberapa Kabupaten disekitarnya.
    Kami sebagai putra daerah asli Kerinci mengharap ketulusan dan keikhlasan para tokoh politik maupun Pemerintahan untuk dapat merelakan Kerinci Lepas dari Propinsi Jambi dan menjadi Propinsi baru yang mungkin akan diberi nama Propinsi Andalas. Kerinci kalau dilihat dari letak geografis dan topografis memang sudah patut berdiri sendiri. Disamping itu Kerinci memiliki modal kekayaan alam yang bisa dikelola dengan standar nasional maupun Internasional. Disamping itu, secara administrasi dengan jarak tempuh yang cukup jauh dari ibu kota Propinsi saat ini, mau tidak mau merupakan salah satu kendala dalam melaksanakan pelayanan yang cepat dan Prima.
    Oleh karena itu, saya menghimbau kepada para Tokoh masyarakat dan Politik daerah Kerinci baik yang berada di Kerinci sendiri maupun di perantauan, marilah kita memperjuangkan Kerinci menjadi Propinsi. Janganlah mengeklporasi Kerinci untuk kepentingan politik maupun kekayaannya tanpa ada yang bisa dinikmati oleh masyarakat Keerinci itu sendiri. Apa yang menjadi realita saat ini bahwa pemekaran Kabupaten atau kotamadya bukan merupakan solusi yang terbaik terhadap kemajuan pembangunan Kerinci dimasa yang akan datang. kalau dilihat saat ini Pembangunan daerah Kerinci tertinggal cukup jauh dari daerah-daerah lain. Oleh karena itu mau tidak mau, suka tidak suka pihak Pemerintah Propinsi Jambi harus mengikhlaskan daerah Barat Propinsi Jambi menjadi Propinsi. Diharapkan dan dihimbau kepada semua komponen masyarakat Kerinci untuk mau mendukung program tersebut, karena tujuannya adalah untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Kabupaten pinggir. Tidak menutup kemungkinan nantinya daerah-daerah lain tetangga Kerinci bersedia bergabung juga.

  19. kito dak bisa menafikan bahwasonyo optimisme atau yang lebih tepat iron will seorang fauziin untuk menjadikan kota adalah syarat dengan kepentingan, dengan berbagai caro pasti digawekan-nyo.
    ini masalahnyo….???
    bupati melakukan analisasa SWOT, yang berarti harus melihat berbagai kelemahan, untuk melangkah ke tujuan yang lebih besar seperti, perbaikan jalan, peningkatan pendapatan rakyat, peningkatan pelayanan dan yang terpenting adl sarana dan prasarana kota yang akomodatif.

  20. saya setuju dengan akau, kok kita pada sewot ya.
    coba dululah, kan ada masa uji cobanya.
    dpr ketok palu juga bukannya tidak punya alasan. tentu ada pertimbangan pertimbangan. sudah melalui berbagai pembahasan.

  21. Wahai saudaraku di Kerinci, sy sudah 15th di Negara Jepang
    Seharusnya saudara bangga daerahnya berkembang dan tumbuh, lihatlah diposisi positif.
    kalau berpolemik terus, ya jadilah tdk akan maju2 berpikirnya. karir kt org kincai tidak harus di kerinci toh?
    semoga manfaat

  22. Sekarang kita nikmati saja, kan kenyataan yang terjadi dengan adanya pemekaran, toh ternyata pembangunan pesat sampai ke pelosok, belum saatnya kita berkomentar, baru setahun kota sungai penuh terbentuk.
    kita sebagai rakyat menikmatinya bukan???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s