| Saturday, 07 March 2009 02:25 |
![]() Asal Api Belum Diketahui SUNGAIPENUH – Dua unit rumah di Desa Koto Keras, Kecamatan Pesisir Bukit, Kerinci, milik M Rawi (75) dan Samaudin (60), Jumat (06/03) pagi sekitar pukul 05.30 WIB terbakar. Tidak jelas dari mana sumber api berasal. Pasalnya, api baru diketahui oleh warga setelah api sudah membesar. Akibatnya, dua rumah berkonstruksi kayu itu ludes dilalap si jago merah. Selain membakar habis kedua bangunan itu, api juga menghanguskan seluruh isi rumah, termasuk satu unit motor Suzuki A 100 yang berada di dalam rumah M Rawi. Informasi yang berhasil diperoleh koran ini di TKP pun masih simpang siur, ada yang menyebutkan kebakaran disebabkan oleh tumpahan bensin dan ada juga yang menyebutkan adanya konsleting arus pendek listrik. Kapolres Kerinci, AKPB Drs Sunarwan Sumirat ketika dikonfirmasikan, membenarkan adanya kejadian ini. “Kita sudah kerahkan personil ke lokasi dan sejauh ini penyebab kebakaran masih diselidiki,“ tegas orang nomor satu di Mapolres Kerinci tersebut. Tokoh Masyarakat (Tomas) Kota Keras, Zulman Anwar, di lokasi kejadian, kemarin mengatakan, dirinya yang tinggal hanya sekitar 10 meter dari lokasi kejadian di Dusun Cempaka Koto Keras itu juga tidak mengetahui persis awal mula terjadi kebakaran tersebut. “Waktu kami ke luar dan menuju lokasi, memang sudah tidak bisa ditolong lagi, apinya sudah membesar dan membakar habis dua unit rumah itu dan kami hanya bisa mencegah agar apinya tidak menjalar ke rumah sekitarnya,” terangnya. Zulman pun tidak menepis jika di dalam rumah Samaudin, terdapat bensin dan besar kemungkinan memang dari sanalah awal mulainya api membesar. “Memang ada bensin lantaran di rumah pak Samaudin menjual bensin, tapi apakah benar api itu berawal dari sana sejuah ini kita belum tahu,” jelasnya. Dari keterangan Zuman, salah satu penghuni rumah yakni Nopriadi alias Ujang juga sempat mengalami luka bakar di tangannya lantaran berupaya menyematkan barang-barang miliknya. Sedangkan Elidarwati, isterinya sempat shock. “Yang luka bakar ada dan sekarang sudah dibawa ke rumah sakit yakni Nopriadi,” katanya. Mobil pemadam kebakaran sebenarnya sudah dikerahkan ke TKP, namun api sudah terlanjur melahap dua rumah tersebut. Kendati demikian, berkat pertolongan petugas bersama warga setempat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak sampai meluas ke rumah lainnya. Beberapa saat setelah kejadian, Bupati Kerinci H Murasman yang baru saja dilantik juga langsung turun ke lokasi bersama Kadis Diknas Kerinci, Armidis dan juga Kakan Sat Pol PP, Zamzami yang nota bene adalah warga setempat. Di lokasi kemarin, bupati masih sempat menyaksikan warga bersama petugas yang masih berupaya memadamkan api lantaran masih terlihat kobaran asap. (wdo) |
2 Rumah di Koto Keras Terbakar
Maret 7, 2009Kantor Baru, Wali Kota Sungai Penuh Mangkir
Maret 7, 2009ImageSUNGAIPENUH – Aktivitas perkantoran di gedung baru Wali Kota Sungaipenuh, di eks kampus Akper Bina Insani Kerinci terlihat lengang, Jumat (6/3). Hari itu, tidak terlihat PNS sedang bekerja. Apalagi, Wali Kota Sungaipenuh yang baru dilantik. Sebagaimana biasa, di gedung itu hanya terlihat mahasiswa yang sedang menjalani perkuliahan. Sehari sebelumnya, Ketua Bappeda Kota Sungaipenuh, Amrizal Manan menjamin, meski kantor Wali Kota dipindah, tidak akan mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat. Namun kenyataannya, pelayanan terganggu karena sepinya aktivitas kantor.
Salah seorang warga kota yang enggan disebutkan namanya mengaku kesulitan mengurus surat menyurat sejak kantor Wali Kota Sungaipenuh dipindahkan. “Saat saya datang, suasana kantor sepi, makanya saya langsung pulang,” ujarnya.
Ia menyayangkan, Wali Kota terpilih yang ikut mangkir hari itu. “Padahal banyak yang ingin kami urus,” katanya kesal. Ini sambung dia, bisa membuat citra Pemkot menjadi buruk. “Hendaknya hal ini tidak terus berlanjut. Wali kota sebagai kepala pemerintahan harus memperbaiki kinerja para bawahan sebelum mendapat teguran keras dari warganya,” tandasnya.(infojambi.com/AL)
PSK Berkeliaran di Kerinci
Januari 8, 2009Jambi Barat:
Posted on Wednesday, January 07 @ 19:38:46 WIT by udink
SUNGAIPENUH – Pekerja seks komersial (PSK) terlihat berkeliaran di Kabupaten Kerinci. Dari pantauan Jambi Independent, hampir di setiap sudut kota Sungaipenuh, ada PSK yang kian bebas melakukan transaksi. Modusnya tidak lagi diam-diam.
Kondisi itu mendapat perhatian serius Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten kerinci. Ketua Umum MUI Kerinci Yunasril Ali usai pertemuan di Polres Kerinci mengatakan, praktik PSK merupakan penyakit masyarakat yang sulit dicegah. Namun kejahatan dan kemaksitan tentu tidak bisa dihapus begitu saja. Malah cenderung bisa bertambah dengan modus berbeda. “Kita sebagai orang yang menghormati nilai agama, tentu harus memberantas penyakit masyarakat tersebut. Jangan pernah mau kalah dengan kejahatan,” tegasnya.
Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kerinci itu menambahkan, MUI tak hanya tinggal diam dengan adanya perilaku PSK. MUI terus memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait penyakit masyarakat yang selama ini merajalela di Kerinci. “MUI terus melakukan kajian terkait penyakit masyarakat itu,” ujarnya.
Langkah konkret apa yang dilakukan untuk mengantisipasi PSK? Yunasril mengatakan, anggota MUI memberikan penjelasan kepada masyarakat di masjid soal bahaya prostitusi. Untuk menangkap PSK, ada pihak yang lebih berwenang. “Kita hanya mengimbau,” ujarnya.(eep)
sumber http://www.jambi-independent.co.id/home/modules.php?name=News&file=article&sid=10489
dendi:apo jadinyo kerinci kedepan jika pelacuran dibiarkan merajalela. itulah gunanya memilih pemimpin yang beriman….
apu gawe kayo nek, kayo bia ka bae GENERASI MUDO kerinci hancur
Rabu ,14 Januari 2009, PEMBACAAN KEPUTUSAN HAKIM KONSTITUSI ATAS SENGKETA PILKADA KERINCI
Januari 6, 2009Rabu ,14 Januari 2009 14:00 s/d SelesAI, akan diadakan pembacaan keputusan oleh mahkamah konstitusi RI tentang sengketa PILKADA KERINCI. itu adalah sidang ketiga, setelah sebelumnya pada sidang pertama pembacaan tuntutan pemohon. Sidang kedua mendengarkan seterangan saksi. Sidang ketiga pembacaan keputusan atas sengketa pilkada kerinci tersebut. Untuk diketahui keputusan MK adalah final dan mengikat. tidak ada banding atas keputusan MK. Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk masyarakat kerinc.
AMIEN…
Pjs Walikota Sungai Penuh “Orangnya” Nek
Desember 23, 2008Pjs Walikota Sungai Penuh sudah dilantik. Seperti kita ketahui Bersama, orang yang “beruntung itu adalah Masril,MM. Sepintas lalu orang akan menilai bahwa masril adalah birokrat karier yang memang sudah layak untuk menjadi Pks walikota sungai penuh.
Ternyata dibalik itu semua, Nek masih “bermain”. pjs walikota sungai penuh ternyata adalah orang nek…!!!. Percaya atau tidak ternyata ada peran nek dalam memuluskan orangnya untuk menjadi pjs walikota sungai penuh. karena ada 3 nama yang diusulkan kemendagri dan ingat 3 nama itu harus mendapat “persetujuan ” gubernur yang juga dekat dengan nek. Dan yang paling utama adalah SURAT SAKTI “rekomendasi ada nek dan bang zul untuk memuluskan calon pjs yang bisa diajak “berunding” yang bisa “disetir”.
Mau buktinya lagi, dari 2 kali putaran pilkada kerinci, yang menang dikampung pjs walikota Sungai penuh adalah jago nya nek. PAdahal perlu diingat dan menjadi CATATAn bahwa daerah itu ternyata adalah satusatunya daerah yang pasangan AD kalah dibasisnya sendiri yaitu desa pendung hilir kecamatan air hangat. Putaran pertama menang nomor 4. Putaran kedua menang NYANTAN
dari kampanye putaran kedua… “Nek” dibelakang “Nyantan”
Desember 23, 2008ternyata “nek” masih maui bermain di PILKADA Putaran kedua. jika ayam jago nek pada putaran pertama adalah hasani hamid. Maka pada putaran kedua nek menjadi beking utama NYANTAN. Sehingga semua elemen yang menyangkut birokrasi kembali di gerakkan untuk mendukung mati-matian NYANTAN For Bupati.
Dari mulai kepala desa yang paling rendah, sampai walikota sungai penuh pun berjuang untuk memenangkan ayam jago pilihan nek.oknum asisten 1 pemkab kerinci kedapatan melakukan money politik untuk memenangngkan jago nek. siapa orangnya..??tebak sendiri lah, asisten kan cuma ada 3 orang..!!! nampak saja yang paling “pen**lat” dari ketiga orang tersebut.
ke[ala desa menekan dari bantuan BLT dan Raskin. Jika tidak memilih calon jagoan nek tidak akan mendapat BLT dan Raskin lagi.
jadi ucapan nek yang “NETRAL” diputaran kedua hanyalah bohong belaka. Karena nek tau, siapa yang bisa disetir dan siapa yang tidak bisa diajak kompromi. Karena bui sudah menunggu jika yang memenangkan PILKADA Adalah orang yang sangat dimusuhinya. Karena Berkas Korupsi nek sudah masuk ke KPK. Sehingga tinggal menunggu Tekanan dari bawah ” saja untuk mulai menyelidikinya. Jika dari bawah bupatinya orang nek. Lenyaplah itu perkar. Karena ada ribuan perkara lain yang menunggu untuk diselesaikan KPK.
GALAU OH GALAU
Desember 22, 2008
ditulis Oleh pak “Singal”
(mohon maaf jika terjadi kesalahan penulisan nama)
Untuk masa sekarang sepertinya “banyak orang” sudah malas membicarakan politik di Kerinci … apalagi masalah Kota Sungai Penuh … biarlah maunya apa dan bagaimana ?
Semua pasti ada ujung dan akhirnya… semua titipan Ilhahi…
Jujur “banyak orang” merasa perasaan yang tidak keruan melihat kampung halaman kita Sakti Alam Kerinci… ada … rasa… kesal…marah… bercampur dengan sedih.. kasihan kepada masyarakat Kerinci.
Kesal dan marah melihat ulah segelintir tokoh-tokah masyarakat dan elite politik yang tetap adem ayem melihat kondisi yang ada di Kerinci karena pribadi mereka menikmati suguhan yang justeru merugikan masyarakat Kerinci.
Kesal dan marah karena ulah elite Politik di Kerinci sehingga Kerinci ini jadi begini…. kaccaauuuu. Mereka tidak berpihak kepada rakyat tapi kepada kepentingan penguasa demi kepentingan pribadi !!! sesaat.
Sedih dan kasihan…. masyarakat yang mendambakan pembaharuan… masyarakat yang mendambakan kemajuan… mendambakan kemakmuran dan kesejahteraan melalui Pilkada ini di kotori oleh invisible hand melalui jaringan-jaringannya yang notabene tokoh masyarakat, tokoh politik yang tidak mengerti akan peranannya dalam pemerintahan…tidak mengerti artinya mereka sebagai wakil rakyat, tapi mereka mengerti peranannya dalam meningkatkan kepentingan pribadi dan keluarganya.
Sedih dan kasihan… melihat kepribadian segelintir ( saya ulangi segelintir masyarakat di Kerinci) selama 5 tahun terakhir ini tidak ada yang berani memulai….. revolusi itu….semua berbicara dibelakang… bahkan beberapa nya ada musang yang berbulu ayam…. demi sebuah HP… selembar pulsa HP dan selembar dua lembar kertas berwarna biru atau merah.
Pemilu dan Pilkada yang seharusnya merupakan togak untuk memberikan hak untuk memilih Pimpinan yang terbaik bagi Negara dan Kepala daerah dala era demokrasi ini… tapi bagi Kerinci dari pra Pilkada penuh dengan skenario…. penuh dengan sandiwara dengan sutradara yang tidak profesional tapi ditakuti dan harus diikuti keinginannya oleh segelintir elite politik… akan kemanakah Kerinci ini dibawa ???? Selesaikah sandiwara ini ?… belum selesai karena ada beberapa skenario yang belum dimunculkan.
Skenario I penjegalan beberapa balon agar HH bisa unggul, yang maju bisa maju Balon yang diperkirakan tidak akan unggul dibandingkan dengan HH… tapi apa yang terjadi ? masyarakat sudah bosan yang lama… masyarakat ingin pembaharuan .. siapapun… dan muncullah Kuda-kuda Hitam yang memang tidak diperhitungkan sebelumnya…muncul MR dan AD…selesai…
Skenario II…ternyata Skenario I tidak sukses tidak seperti yang diperkirakan, usaha untuk pemenangan dan peng-unggulan HH… yang gagal… masyrakat mau yang baru terserah siapaun diantara yang ada… pada posisi ini muncul istilah dalam masyarakat “tidak ada rotan akarpun jadi” asal jangan yang lama…
Masuk Skenario III… peresmian dan pelantikan Wako Sungai Penuh untuk memecah suara /masda pilih AD…gagal…,
Skenario IV… gagalkan Pilkada putaran kedua dengan kecurangan2 kalau perlu perang antar wilayah yang di skenario.
Skenario IV ini berhasil… dengan unggulnya MR yang sangat dramatis….dan mengejutkan !!! sehingga AD maju ke MK. Berhasil skenario ini untuk memperpanjang kekuasaan karena 2009 tidak ada kegiatan Pilkada…. sampai usai pemilihan Presiden RI…. Hati2 dalam 2009 akan diskenario untuk menuntaskan Kota Sungai Penuh…. sesudah Pemilu 2009… dgn eksekutif dan legislatifnya terbentuk … nah walaupun MK menetapkan ada Pilkada ulang (*seharusnya di daerah yang terdapat kecurangan saja) tapi kemungikinan akan diulang semua karena pada saat itu Kota Sungai Penuh tidak memiliki hak pilih untuk Pilkada Kerinci !!!
(Dua skenario berhasil … jelas …)
Pilkada putaran kedua amat mengagetkan dan amat terlihat permainan … dan rentak tarinya… syukur perang tidak terjadi…tapi kekuasaan masih berlangsung sampai dengan awal…2010…
Bangkitlah masyarakat Kerinci…. Maju… maju …
Selamat berkarya dan salam
PILKADA Kerinci Berpeluang Dua Putaran
Oktober 17, 2008| Friday, 17 October 2008 | |
|
HASIL sementara perhitungan suara pilkada Kerinci menunjukkan tidak ada pasangan calon yang memperoleh suara diatas 30 persen. Jika kondisi ini terus bertahan hingga perhitungan suara selesai, maka konsekwensinya terbuka peluang dilaksanakannya pilkada dua putaran. Pihak KPU Kerinci sendiri sejak jauh-jauh hari menyatakan, jika keenam pasangan calon tidak ada yang mendapatkan perolehan suara diatas 30 persen maka mutlak dilakukan pilkada putaran kedua. “Ketentuannya, jika tidak ada perolehan suara diatas 30 persen, otomatis dilakukan putaran ke dua,” kata Wazirman, anggota KPU Kerinci. KPU Kerinci, kata dia, menargetkan putaran kedua akan dilaksanakan sekitar Desember mendatang. Ketua KPU Kerinci, Puadi BA, kepada koran ini juga mengakui, terbuka peluang dilaksanakannya pilkada dua putaran, jika tidak ada pasangan calon yang memperoleh suara diatas 30 persen. “Tapi untuk saat ini kami (KPU Kerinci) belum bisa putuskan, karena kami belum tahu hasilnya (pilkada Kerinci),” tandas Puadi. (wdo/cr4) sumber jambi ekspres |

Ditulis oleh dendi setiawan
Ditulis oleh dendi setiawan
Ditulis oleh dendi setiawan