idul fitri hari kemenangan mari kita saling bermaafan

smoga idul fitri kali ini berbuah “kemenangan” bagi RAKYAT kerinci. bukan bagi PEMIMPIN GAGAl, POLITISI BUSUK, apalagi POLITISI KARBITAN.

majeu KINCAY KU

Iklan

Mudik, Dilarang Bawa Mobil Dinas

Friday, 26 September 2008

Handphone Harus Diaktifkan

 JAMBI – Ini peringatan buat pejabat Pemprov Jambi. Mengingat, musim mudik lebaran tahun ini dilarang untuk membawa mobil dinas.

Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Syafruddin Effendi kepada koran ini kemarin. “Mobil dinas diminta tidak digunakan untuk mudik,” ungkapnya.

Dia menambahkan, selama cuti bersama lebaran 1429 H ini, pejabat juga diimbau menjaga mobil dinas dan diperbolehkan tidak diparkirkan dikantor masing-masing. “Boleh dipergunakan, asal pintar-pintar merawatnya,” lanjutnya.

Terkait kedisiplinan PNS, usai Cuti bersama yang ditetapkan dari tanggal 29 September hingga 3 Oktober mendatang, Syarifudin juga meminta seluruh pegawai di Pemprov Jambi masuk kerja pada tanggal 6 Oktober.

“Bila ada pegawai yang menambah jadwal libur usai tanggal 6, bakal dikenai sanksi tegas sesuai PP nomor 30 tahun 1980 tentang disiplin PNS,” tegasnya.

Tak hanya pegawai, pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga tidak dibenarkan mengambil cuti panjang setelah libur bersama selama sembilan hari berturut-turut. Ini untuk mengantisipasi bila ada keperluan dan acara mendadak yang membutuhkan pejabat bersangkutan.

“Setidaknya, handphone pejabat harus standby 24 jam. Jika tidak ada ditempat, wah, sanksinya bisa berat,” kata Syafruddin.

Selain itu, dia menginginkan agar pelayanan kepada publik tidak terabaikan hanya karena pimpinan atau pegawainya pulang kampung. Merencanakan bakal menggelar inspeksi mendadak untuk mengecek absensi pegawai pasca cuti bersama, juga akan dilakukan oleh Syarifudin.

“Kami bakal meminta laporan dari pimpinan SKPD masing-masing untuk mengetahui tingkat kedisiplinan pegawai,” tegasnya. (wix)

600 Personel Amankan Pilkada Kerinci

Friday, 26 September 2008

Sabtu, Simulasi Pilkada Digelar

 SUNGAIPENUH – Pihak Kepolisian Kerinci bakal mengerahkan tak kurang 600 personel untuk mengamankan Pilbup Kerinci yang akan digelar pada 16 Oktober mendatang.

Hal itu diungkapkan Kapolres Kerinci AKBP Drs Sunarwan Sumirat usai apel ketupat kemarin.

Menurut dia, 600 personel tersebut terdiri dari Personel Bantuan dari Polda, Polres Kerinci, dan termasuk Personel dari reserse yang ada di Polres Kerinci. “Yang jelas, persiapan untuk mengamakan pesta demokrasi di Kerinci terus kita matangkan. Semoga saja selama pelaksanaan Pilbup tidak terjadi apa-apa,”ujar Kapolres kepada koran ini kemarin.

Kapolres menjelaskan, direncanakan besok (Sabtu, 27/9) bertempat di eks eks Terminal Bus Kumun Kecamatan Kumun Debai bakal digelar apel sekaligus simulasi pengamanan pilkada. Dalam apel tersebut nantinya juga akan diundang seluruh unsur muspida dan jajaran Pemkab Kerinci lainnya untuk menyaksikan peragaan atau simulasi pengamana kampanye dan pilkada yang diperagakan oleh personel yang ada.

Senin Sampaikan Visi Misi

Dipastikan Senin ini (29/9) enam kandidat calon bupati dan wakil Bupati Kerinci yakni pasangan Ami-Dianda, Nuzran-Julizarman, Herman-Mulyadi, Hasani-Afrizal, Zubir-Dahnil Miftah dan Murasman- Rahman akan menyampaikan visi dan misinya dihadapan para anggota DPRD dan tokoh masyarakat Kerinci.

Sebagaimana diketahui bahwa, penyampaian visi dan misi kandidat cabup cawabup itu bersamaan dengan dimulainya masa kampanye sebagaiamana jadwal yang sudah ditetapkan oleh KPU Kerinci, dimana masa kampanye cabup-cawabup dimulai 29 September hingga 12 Oktober mendatang.

Menurut keterangan yang didapatkan koran ini menyebutkan bahwa, meskipun penyampaian visi dan misi di hadapan puluhan Dewan dan ratusan tokoh masyarakat Kerinci, akan tetapi tempat pelaksanaannya di gedung umah empat jenis Sungaipenuh bertepatan di depan Kodim 0417 Kerinci.

Hal itu dibenarkan oleh Drs Abdul Wahab, Sekretaris DPRD Kerinci dirinya juga membenarkan bahwa tempat penyampaian visi dan misi oleh enam kandidat cabup bertempat di gedung Umah Empat Jenis Sungaipenuh.

Ia mengatakan acara penyampaian visi dan misi itu bertempat di gedung umah empat jenis dikarenakan ruang persidangan yang biasa digunakan untuk rapat paripurna sedang dalam perbaikan dan masih dikerjakan sehingga belum bisa dipakai.

“Senin ini sesuai dengan jadwalnya dilaksanakan penyampaian visi dan misi oleh keenam kandidat cabup, tapi tempatnya dialihkan ke gedung umah empat jenis lantaran ruang sidang paripurna DPRD sedang diperbaiki,” jelas Sekwan Abdul Wahab.

Dalam penyampaian visi dan misi itu kata Sekwan, dipastikan tidak akan ada dialog ataupun diskusi melainkan hanya sebatas mendengarkan penyampaian visi dan misi, sebab untuk dialog nantinya akan ada jadwal tersendiri yakni pada acara debat kandidat yang kemungkinan akan dilangsungkan 9 Oktober mendatang.

“Jadi pada saat penyampaian visi dan misinya, anggota dewan dan masyarakat hanya mendengarkan cabup berpidato saja tanpa dialog atau diskusi,” katanya.

Kemudian untuk teknisnya sebut Abdul Wahab, dipastikan akan disesuaikan dengan nomor dan bagi kandidat yang nomor urut satu akan mendapatkan giliran pertama hingga seterusnya sampai nomor urut enam nantinya.

Masih dari penurutan Sekwan Abdul Wahab, dewan sudah memperkirakan selain anggota dewan yang akan hadir kemugkinan juga akan hadir sekitar 200 orang perwakilan dari tokoh masyarakat di gedung umah empat jenis untuk mendengarkan visi dan misi kandidat itu.

Sebaliknya Ketua Panwaslu Kerinci Fauzan Khairazi SH meminta kepada enam kandidat cabup dalam acara penyampaian visi dan misi untuk tidak membawa atau mengerahkan massa. “Harapan kami enam pasang kandidat tidak membawa masa dalam menyampaikan visi dan misi nantinya,” tegas Fauzan.

Hal tersebut kata Fauzan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada saat untuk menyukseskan acara penyampaian visi dan misi itu berlangsung.

Sedapat mungkin tambahnya, para kandidat cabup bisa memanfaatkan waktu yang diberikan oleh panitia untuk menyampaikan dan misi dihadapan DPRD dan Tokoh masyarakat dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai waktunya sudah habis materi atau visi dan misinya masih banyak,” terangnya. (wdo)

sumber jambi ekspres

pengirim dendi setiawan

29 Desa Miskin di Kerinci Terima Dana PUAP, Per Desa Rp 100 Juta

Thursday, 25 September 2008

SUNGAIPENUH – Sebanyak 29 desa miskin yang ada di Kabupaten Kerinci, kembali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian RI, dalam bentuk dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP). Meski yang menerima dana tersebut adalah desa, akan tetapi menariknya dana tersebut yang jumlahnya per desa Rp 100 juta, bukannya diserahkan langsung ke Kepala Desa melainkan melalui salah satu rekening Kelompok Tani yang ada di desa penerima dana PUAP itu. ‘’Tahun ini kami dapatkan bantuan dari Menteri Pertanian berupa dana PUAP yang diberikan kepada 29 desa miskin yang ada di Kerinci,’’ terang Kadis Pertanian & Perkebunan Kerinci, Ir Eri Firmansyah, kemarin.

Menurutnya, desa yang mendapatkan dana PUAP itu merupakan hasil kerja keras atau perjuangan pihaknya tahun 2007 lalu dan baru kali ini teralisasikan. Malah, katanya, jika program ini di Kerinci berhasil dan di suatu desa tertentu usahanya mengalami perkembangan, maka untuk tahun berikutnya bisa diusulkan tambahannya untuk desa yang lain. Pemerintah pusat, sebut Eri, memberikan bantuan dana PUAP ini juga didasarkan pada data yang ada dari BPS dan selanjutnya ditetapkanlah 29 desa di Kerinci ini yang mendapatkan dana tersebut. ‘’Inilah menariknya dana langsung ditransfer ke rekening kelompok tani bukan ke rekening desa,’’ urainya.

Masih dari keterangan Kadis Pertanian dan Perkebunan Kerinci itu, kemarin  bertempat di Dinas Pertabun juga dilakukan sosialisasi dari Tim PUAP Provinsi didampingi tim teknis dari instansi terkait di Kerinci. ‘’Tim dari provimsi yang turun langsung memberikan penjelasan atau sosialisasi ke 29 desa yakni Ketua dan pengurus kelompok tani penerima dana PUAP tersebut,’’ urainya. Kadis Pertabun juga menambahkan, intinya penggunaan dana PUAP Rp 100 juta itu adalah untuk pengembangan sektror agribisnis, sesuai dengan namanya yakni Pengembangan Usaha Agribisinis Pedesaan. Ia mencontohkan, seperti halnya di desa atau kelompok tani tersebut, anggotanya memiliki usaha berkebun ataupun beternak itik, ayam dan lainnya, maka bisa dimanfaatkan dana tersebut untuk pengembangan usahanya itu.

Adapun yang menjadi sasaran dengan diberikannya dana tersebut, terang Eri Firmansyah, yakni desa-desa miskin sehingga jumlah desa miskin di Indonesia menjadi berkurang. ‘’Tujuannya agar desa miskin berkurang di Indonesia ini,’’ jelasnya. Masih menurut Kadis Pertabun Kerinci itu, dana PUAP yang diberikan Rp 100 desa, merupakan murni dana bantuan dan bukan bergilir seperti dana lainnya. Namun demikian dalam pengelolaannya tetap akan dievaluasi atau diawasi tim untuk menjadi pedoman bagi pemerintah memberikan bantuan tahun berikutnya.

Ia mengatakan, setiap desa penerima dana PUAP juga akan dibimbing PPL pendamping dan baru di tingkat kabupaten terdapat tim teknis Kabupaten yang melibatkan instansi terkait. ‘’Kami berharap jangan sampai petani atau kelompok tani salah mempergunakan uang tersebut lantaran tidak digulirkan, malah sasarannya untuk mengurangi desa miskin tidak terwujud. Intinya bagaimana usaha yang ada di desa bisa dikembangkan lebih baik lagi sehingga kesejahteraan penduduk juga meningkat,’’ tandasnya. (wdo

sumber jambi ekspres

pengirim dendi setiawan

Kerinci Bakal Lebaran Tanpa Listrik

Friday, 26 September 2008

Pemadaman Bergilir Lantaran Defisit Daya

 SUNGAIPENUH – Sebagian masyarakat di Kerinci yang tersebar di 17 kecamatan, diperkirakan akan merayakan Lebaran tanpa penerangan listrik.

Karena, PT PLN (Persero) Cabang Sungaipenuh masih akan melakukan pemadaman bergilir. Heri Warman, Bagian Pelayanan Pelangan PT PLN (Persero) Cabang Sungaipenuh, Kamis (25/9) saat ditemui di kantornya mengatakan, hingga saat ini PLN masih menanggung defisit daya hingga 100 megawatt per hari. ’’Pemadaman bergilir terus akan dilakukan karena masih defisit daya,’’ katanya.

Menurut dia, defisit daya yang ada di PT PLN (Persero) Cabang Sungaipenuh karena sebagian mesin yang ada masih mengalami kerusakan. Sehingga pihak PLN Sungaipenuh dalam Lebaran tahun 2008 ini tetap mengalami pemadaman yang diberlakukan PLN secara bergilir, karena terjadinya kerusakan mesin. ‘’Pemadaman bergilir terpaksa kami lakukan, karena salah satu mesin dalam kondisi rusak dan saat ini mesin tersebut masih dalam perbaikan,’’ terangnya.

Memang selama ini pemadaman bergilir itu sering mendapat reaksi masyarakat. Bahkan, beberapa kali kantor PLN Sungaipenuh dilempari batu oleh warga. Seperti yang diungkapkan Heriwarman sendiri pada tanggal 10 September lalu, kantor PLN Sungaipenuh juga dilempari batu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memecahkan kaca kantor PLN tersebut. ‘’Pada tanggal 10 kemarin kantor kami dilempari batu, barusan saya dari kantor Kapolsek untuk dimintai keterangan,’’ ungkap Kepala Bagian Pelayanan Pelangan itu.

Saat disinggung adanya kesengajaan pemadaman listrik yang dilakukan PLN Sungaipenuh karena untuk bisa mengistirahatkan dua mesin, dibantah Heri Warman. Seperti diketahui, dari pengakuan masyarakat, dari 18 mesin yang ada setiap harinya 2 mesin pasti ada yang tidak hidup. Untuk 18 mesin setiap harinya minyak yang diperlukan PLN sebesar 45 ribu liter. ‘’Pemadaman bukan karena itu, tapi pemadaman karena mesin rusak,’’ terangnya. (wdo)

sumber jambi ekspres

pengirim dendi setiawan

Kampanye Calon Bupati saat Idul Fitri Rawan Pelanggaran

Kampanye Cabup Rawan Pelanggaran

Monday, 22 September 2008

Tim Cabup Minta Jadwal Kampanye Diundur

SUNGAIPENUH – Jadwal kampanye Pilbup Kerinci yang berlangsung mulai 29 September hingga 12 Oktober sangat rawan akan pelanggaran. Pasalnya, jadwal kampanye yang dilaksanakan masih dalam masa atau suasana lebaran Idul Fitri, sehingga dikhawatirkan banyak kandidat akan memanfaatkan masa lebaran itu untuk melakukan kampanye terselubung.
CABUP-CAWABUP KERINCI

Ketua Panwaslu Kabupaten Kerinci Fauzan Khairazi SH tak menepis kekhawatiran tersebut, karena suasana lebaran menjadi salah satu alasan para kandidat.

Meski begitu Panwaslu tetap komit dengan aturan yang ada dan bagi siapa yang melanggar peraturan akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, sebab jauh sebelumnya sudah ada kesepakatan antara kandidat yang bertarung.

“Sekarang ini kita juga masih menuggu laporan dari Panwascam terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh kandidat dan akan kita koordinasikan dengan Polres Kerinci nantinya,” ucap Fauzan kepada koran ini kemarin.

Senada juga diungkapkan Suhaimi, anggota Panwaslu Kerinci. Menurutnya saat ini saja tim maupun simpatisan sengaja melakukan pelanggaran dan bukanya mereka tidak tahu dengan aturan, melainkan mereka sengaja melakukan kesalahan. “Apalagi nanti kampanye saat suasana lebaran,”ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap, kepada seluruh kandidat, tim maupun simpatisan untuk mematuhi aturan yang adan dan terpenting jangan sampai saling memanas-manasi kandidat lain dan panwas mengajak seluruh elemen untuk bersikap dewasa, kalau ini sudah diterapkan maka tidak akan ada pilkada yang rawan. “Tapi kalau saling memanas-manasi bisa jadi hasil pilkada yang buruk akan terjadi dan kesepakatan pilkada damai yang sudah diikrarkan dan ditandatangani bersama tidak ada artinya,” tutur Suhaimi lagi Tidak jauh berbeda dengan Panwas, Nasuhaidi pengamat politik mengakui adanya potensi rawan pada masa kampanye Pilbup Kerinci yang dimulai tanggal 29 September mendatang.

“Pada saat lebaran, masyarakat perantauan 99 persen akan pulang mudik, sehingga dengan banyaknya masyarakat yang berkumpul ditakutkan akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk diprovokasi,”ujarnya kepada koran ini tadi malam.

Bahkan, lanjut Nasuhaidi, saat ini saja indikasi adanya keributan sudah mulai tampak melalui beberapa kasus perobekan baliho salah satu pasangan kandidat cabup. “Panwas, KPU dan pihak kepolisian diharapkan akan melakukan pengamanan yang lebih intensif untuk pilkada Kerinci ketimbang dalam Pilbup yang lain,”pungkasnya.

Minta Diundur

Jadwal kampanye yang bertepatan dengan lebaran juga dikhawatirkan tim kampanye atau tim pemenangan enam kandidat di Pilbup Kerinci. Untuk mengeliminir kecurangan tim pemenangan kandidat meminta kepada pihak KPU Kerinci untuk bisa mengundurkan jadwal kampanye setelah lebaran.

Yuzarlis rusli, tim kampanye Nuzran Joher yang juga sekretaris Golkar Kerinci mengatakan dirinya berharap kepada KPU Kerinci dan sedapat mungkin jadwal kampanye bisa diundur setelah lebaran. “Ini permintaan dan sedapat mungkin bisa diundur kampanye setelah lebaran,” ungkap Yuzarlis.

Akan tetapi keputusan tersebut katanya amat tergantung pada keputusan KPU kalau memang KPU telah memutuskan jadwal kampanye seperti yang ada itu yakni 29 September hingga 12 Oktober, mau tak mau kandidat juga harus mematuhinya.

“Memang benar saya meragukan juga rawan pelanggaran sebab tidak tertutup kemungkinan kandidat cabup akan menggunakan kesempatan lebaran untuk bersilaturahmi padahal itu merupakan bentuk kampanye terselubung,” cetusnya.

Anggota DPRD Kerinci dari Rawang itu yakin dengan panwaslu untuk mengawasi jalannya kampanye yang dilaksanakan oleh masing-masing kandidat agar berjalan sebagaimana diharapkan.

Senada juga diungkapkan Riswanto Sekretaris tim kampanye Hasani Hamid-Afrizal (H2A). Dirinya mengakui sangat sependapat sekali jika jadwal kampanye bagi kandidat cabup bisa diundur lagi pula untuk menghormati hari raya idul Fitri ini.

“Kami juga berharap serta sependapat sekali kalau jadwal kampanye bisa diundur untuk menghormati hari besar agama Islam,” pinta Sekretris Tim kampanye Hasani-Afrizal itu.

Andi Sapta tim kampanye Herman-Mulyadi mengakui dengan ditetapkanya jadwal kampanye lebaran ini dirinya memprediksikan akan banyak terjadi pelanggaran. Malah katanya, kerawanan pelanggaran bukan hanya terjadi pada saat kampanye yang masih dalah suasana lebaran ini, melainkan kata Andi juga akan rawan terjadi pada saat pemungutan suara nantinya.

Untuk itu pihaknya, meragukan akan ada kecendrungan intervensi disamping money politic yang dilakukan. Oleh karenanya sebut tim kampanye Herman-Mul itu, diharapakan kepada seluruh tim untuk sama-sama mengingatkan untuk melaksanakan pilkada damai dan jujur.

“Disamping kampanye yang rawan, pada saat pemungutan suara nantinya juga rawan dan ini tugas dari masing-masing tim bagaimana bisa menjaga ini semua sehingga pilkada damai dan jujur bisa tercapai,” sebut Andi Sapta kemarin.

Sementara itu Kapolres Kerinci AKBP Drs Sunarwan Sumirat mengatakan, bahwa khusus dalam pengamanan pilkada ini termasuk segala tahapan yang dilakukan maka pihaknya akan mengerahkan seluruh personel yang ada yang keseluruhan berjumlah 400 orang lebih.

Kapolres menyebutkan, khusus untuk pengamanan kampanye dan tahapan pencoblosan nantinya, Selasa (23/9) besok bertempat dilapangan upacara Polres Kerinci akan dilaksanakan gelar pasukan pengamanan pilkada. “Ya, Selasa besok kita akan lakukan gelar pasukan pengamanan pilkada,” kata Kapolres.

Menanggapi permintaan tim kampanye atau tim pemenangan dua anggota KPUD Kerinci yakni Wazirman dan HM Iksan yang membidangi masalah kampanye mengakui bahwa jadwal kampanye yang sudah ditetapkan tidak mungkin bisa dirubah.

“Pokoknya kampanye nanti sesuai dengan jadwal yang ada yakni 29 Oktober sampai 12 Oktober mendatang. Khusus menyambut lebaran Idul Fitri, istirahat selama dua hari yakni 1-2 Oktober, setelah itu dilanjutkan kembali,”ungkapnya

Disinggung pembagian zona kampanye, Wazirman mengatakan, direncanakan hari ini (Senin, red) seluruh tim kampanye dari keenam pasangan calon akan diundang seluruhnya ke KPU untuk menjelaskan zona termasuk jadwal kampanye bagi masing-masing cabup nantinya. (wdo/cr04)

Adirozal: Kemana Arahkan dUkungan…?

Salah satu tokoh pembaharuan potensial Kerinci, Adirozal. Yang “belum bisa” maju di Pilkada Kerinci Karena tidak memenuhi persyaratan administrasi (dukungan partai politik sebanyak 6 kursi DPRD Kerinci atau Dukungan Masyarakat dengan jalur Independen), namapaknya tidak terlalu terpengaruh dengan “kesepakatan tanah sekudung” yang akan mendukung siapa saja tokoh siulak yang akan maju di pilkada kerinci dengan asalkan menempati posisi calon bupati.

Adirozal kelihatannya lebih banyak menunggu. Wait and see. Melihat perkembangan Pilkada Kerinci dari hari ke hari. dari waktu ke waktu. Kita pun berharap pilihan yang akan dijatuhkan oleh pak adirozal nantinya merupakan pilihan terbaik yang dipertimbangkan dengan pikiran matang dan rasional, sehingga tidak terbatas oleh batas kedaerahan, sukuisme, dan pragmatisme sesaat.

Kerinci itu satu, tidak ada sekat yang memisahkan kita. Kalau pun selama ini kita terkotak-kotak dalam blok-blok kedaerahann tertentu, hal ini tentunya membuktikan bahwa politik pecah belah dan adu domba belanda sedikit banyak masih merasuki pikiran masyarakat kerinci.

Masih ada harapan pak. Minimal nanti bapak bisa mengabdi di kota ungai penuh atau provinsi jambi sebagai walikota atau gubernur nantinya. Bravo Perubahan. Majeu Kerinciku