“Harga diri” MAsyarakat Kerinci Di Hargai Rp 5.000

ini yang paling membuat saya miris.harga diri masyarakat kerinci hanya dihargai RP 5.000 oleh pelaku money politik di pilkada krc p2.  memang ada yang dihargai Rp 100.000 9 ini jika orangnya agak berpendidikan dan idealis). Jika ada yang dihargai Rp 50.000 (kejadiannya di Kecamatan air hanat timur) saat ditanya kenapa TAN, masyarakat bilang kami dikasih uang “BIRU” (Rp 50.000-red). Makanya kami memilih … Dan yang paling miris money politik dengan Rp 5.000 (semangkok bakso bae tidak cukup). dengan modus, uang dimasukkan ke amplop terus ditempelkan gambar pasangan calon yang diindikasikan melakukan kecuranangan. .

Allahuakbar…

harga diri masyarakat kerinci dihargai dengan selembar Rp. 5.000 (sebungkus rokok bae idak dapat).

 

 

15 thoughts on ““Harga diri” MAsyarakat Kerinci Di Hargai Rp 5.000

  1. Apa sich… yang benar2 sedang terjadi di Kerinci sekarang ini ???… bingung deh… ada yang bilang Ami – Dianda yang Money Politik.. eh malah sekarang Murasman-Rahman…money politik…
    I think… the societies of Kerinci have a good intelegentcy… I don’t belive they will say ‘OK’ for Rp.5000,-
    Whatever lah… ini mungkin pelajaran bagi kita uhang khincay… bagaimana sih cara BERDEMOKRASI…

  2. Klo memang bukti-bukti cukup silakan saja laporkan ke Panwaslu biar segera diproses mumpung masih belum lanjut ke pelantikan.
    Thanks

  3. Kalau begitu keterlaluan juga, tapi Pio kito kincai mau dibikin bodoh bodoh??, masa dengan uang Rp. 5000 sudah mau merobah cara pikir dalam menentukan pimpinan Kerinci kedepan?
    Mau di bikin apa Kerinci ini??Kenapa nek….ada dibelakang layar pada pilkada ini, kenapa nek Fauzi si’ in takut betul dengan anak muda yang akan maju jd pimpinan , sehingga berbagai cara dilakukan untuk mengoalkan murasman???? pertanyaan harus kita cari jawabannya oleh masyarakat Kerinci.
    Selamat berjuang AMI- Dianda, mudah mudahan Tuhan selalu berada pada orang yang telah dizolimi…Kita rakyat Kerinci mendukung bersama

  4. kerinci memiliki SDM yng lumayan bagus di Provinsi Jambi, tapi sangat disayangkan potensi tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik, terbukti haya pemilihan bupati saja sudah saling gontok-gontokan. padahal orang kerinci memiliki kesempatan yang sangat besar menduduki jabatan gubernur dan wali kota jambi, kenapa tidak dengan orang lain saja kita gontokan, lalu kanapa dengan orang sendiri? marilah kita melihat kedepan yang lebih bagus, kalau memang sudah dipilihbupati ya sudah dan mari kita dukung dan kawal atas janji politik, agar kepemimpinannya tidak cacat seperti 10 tahun yang sudah (Fauzi Ziin).

  5. Arche,

    Jawabannya akan panjang ….kenapa Nek FS takut bukan orang dia yg jadi pimpinan penggantinya.
    Salah satunya adalah untuk mengamankan history korupsinya dan sepak terjangnya yg banyak menghamburkan uang selama ini. Sebenarnya sdh bermilyar-milyar dana dari pusat diraup dg bantuan RJ di Jkt dan dihabiskan utk mencari prestasi yg di-“beli”nyo (salah satunya Adipura). Tapi apa kenyataan di Kerinci….lihatlah…kito sendiri bisa menilai dan merasakannya. Lapangan ter bang (eh ter ..nak) buat prioritaskah bagi masyarakat ? adakah optimal ?
    Festival-2x danau ….. apa hasilnya ? Berapa duit habis selama 9 kali FMPDK ? Tunjangan lauk-pauk buat Guru-guru …? Setelah ada demo baru ada kabar mau di-cairkan….., takut dia ada demo lebh besar lagi oleh guru-guru dan mhsw.
    Oleh sebab itu dia akan menutup semua rahasianya mengeruk uang selama ini dg menempatkan orang-orangnya dia dan memecah wilayah Kabupaten menjadi dua (Kota Sungai Penuh dan Kab. Kerinci).
    Agenda “mengamankan rahasianya” di ktr Kab. sdh berhasil tinggal dia ngatur supaya Bupati yg baru agar jgn ngorek2x rahasia dia nantinya, maka dibuatlah ktr baru di tempat lain nantinya….dst dst…Tapi bupati-nya harus di-atur dulu….

    Silahkan bacalah tanda-tanda dan gerak-geriknya FS selanjutnya….
    Anda mungkin lbh pintar dari aku.

  6. beban berat bagi penguasa yang menjadi penguasa dengan zalim
    proses hukum alam lebih berat dan lebih mengancam
    kita tunggu jawaban dari-Nya
    mudah-mudahan berlaku secapatnya
    amiin

  7. memang kenyataan, karena semula kita beranggapan pemilih rasional di Kerinci menjadi sebuah kebutuhan untuk menentukan Pemimpin Kerinci, tetapi Pemilih rasional pada putaran II justru di kalahkan dengan berbagai trik antara lain intimidasi, money politik, sehingga bukan hanya nilai lima ribu, atau seratus ribu, tetapi intimidasi menjadi kata kunci, dan secara langsung menjadi faktor yang memberikan rasa takut untuk bertindak rasional
    Jadi tidak benar bahwa :masyarakat kerinci bernilai murah, namun ditakuiti dengan bernagai startegi.

  8. janga ragu maju truh ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
    karno kito berada dalam jalan klebenaran ,,,,,,,,,,,,,,
    hajar ten ,,,,,,,,,,,,,,,,,
    allahuakbar,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  9. kayak nya pasangan yang curang juga akan menanggung akibatnya sendiri..sama seperti memasang ranjau buat diri sendiri..jiakakakakakakak..juga ga selamanya masyarakat kerinci bodoh….zaman udah berkembang…percuma ja banyak perguruan tinggi di kerinci…yang penting sekarang yang ngerasa udah melenceng dari jalur siap2 ja heheheheh bui tuh..kekurangan napi kayak tu orang…n ga selamanya duit bisa bicara disini…kebenaran juga toh yang dituntut…gw bukannya memihak..tapi kita tau kan siapa yang pantas jadi pemimpin..dari wajah ja kita udah bisa tau..mana yang cocok jadi pemimpin…TERUS BERJUANG PAK AMI!!! KARENA ITU ADALAH HAK!!

  10. Siin memang sudah keterlaluan krn menggnakan segala cara utk mengolkan orangnya jadi Bupati kesukaannya. Coba kita bayangkan Gus Dur ketika jadi presiden,. apa yg terjadi ???? beliau hanya bekerja dari bisikan2 oportunis222 yg hanya mengambil keuntungan pribadi dan hasilya lihatlah Indonesia pd saat itu !
    hal ini juga akan terjadi ketika murasman jd bupati krn kapabalitynya ngak ada. Apalagi kesehatannya yg sudah pernah mengalami stroke seperti Gus Dur ,,,, dan umur yg sudah tua padahal kerinci berada pada geografi yg jaug dari daerah lain khususnya Jambi. setidaknya anak muda jauh lebih baik daripada orang yg hampir uzur ( hampir 70thn) seperti hakim agung. Siapapun anak muda itu, apalagi anda anak22 muda kerinci yg membaca tulisan ini. 5 thn lagi ngak perlu menyesal melihat kemunduran kerinci krn itulah pilihan rakyat walaupun kemenangan itu dg cara-cara yg sangat memalukan. terima sajalah nasib krn Siin sudah mengunci semua jalur demokrasi termasuk trial by the press ( media ) apalagi jalur resmi, termasuk di MK yg hampir pasti dimenagkan oleh SIin dan kelompoknya krn kuceknya banyak yaitu APBD Kab. KErinci ………..yg tentunya akan disikat utk ngurusin semuanya. Tapi ingatlah Tuhan maha melihat dan mendengar, semoga keadilan itu akan diberikan dan dipertontonkan oleh ALLAH selagi Siin masih hidup dan kita saksikan bersama. Amin.

  11. Pada dasarnya sebagai manusia Kita harus berjiwa besar……
    inilah resiko demokrasi, kita harus bisa saling menghargai & menghormati…
    dan peristiwa yang telah terjadi di kerinci sudah selayaknya kita menjadikan sebagai suatu pelajaran berharga, agar kita semua bisa menjadi masyarakat yang dewasa.
    Marilah kita semua menjauhi sifat prasangka buruk dan saling mencurigai satu sama lain.
    Kita semua adalah umat beragama, yang masih memiliki nilai – nilai adat istiadat leluhur, dan kekerasan bukanlah jalan terbaik dalam menyelesaikan suatu masalah.
    Jadi kesimpulannya adalah siapapun yang menjadi pemimpin kerinci, sejauh dia bisa bertanggung jawab, dan mampu membawa kerinci ke arah perubahan yang lebih baik. yaa why not…?

  12. sudahlah kito ribut masalah yang lamo. kini tengok cam mano nian nak dibuat kinci ini , kalo dak jugo berubah dalam setahun ini, baru kito bergerak pulo, untuk pembaharuan kerinci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s